unsolved cases; who will solve these?
Untuk yang suka dengan misteri, mulai dari kejadian yang tak bisa dimengerti, yang jarang-jarang di alami, sampai dengan pembunuhan atau kejahatan abadi, sama kayak aku nih...
Setelah membaca dari sekian banyak informasi yang ada, disini aku bakal menuliskan kasus-kasus ngeri+unik yang belum terpecahkan dan menarik perhatian aku. Tentang pembunuhan-pembunuhan yang keji dan penuh teka-teki. Tentang psikopat yang narsistik dengan IQ tinggi, hingga si pembunuh yang menepati janji dengan syarat yang ia sukai.
Langsung aja....Jeng jeng....
Zodiac killer atau Zodiac adalah nama panggilan dari pembunuh berantai asal Amerika Serikat. Lebih tepatnya, dia melakukan aksi di California pada akhir tahun 1960-an sampai awal tahun 1970-an. Empat lelaki dan tiga perempuan yang berumur 16 sampai 29 tahun menjadi sasaran. Ia menyebut dirinya dengan Zodiac melalui surat yang ia kirimkan.
Orang ini sering mengirimkan/ meninggalkan surat ejekan kepada detektif dan polisi di lokasi-lokasi pembunuhannya. Dia mengaku senang membunuh orang daripada membunuh hewan liar di hutan dan beradu kecerdasan dengan para detektif ataupun polisi Amerika.
Banyak surat dan sandi-sandi aneh yang ia tinggalkan dan tak dapat dipecahkan. Kode-kode aneh tertulis di kertas. Menurut yang saya baca dari wikipedia, dari salah satu suratnya mengatakan bahwa dia mengumpulkan budak untuk kehidupan setelah kematian. Pelaku tidak ingin memberitahukan identitasnya karena itu akan memperlambat atau dapat menghentikan pengumpulan budaknya. (terdengar aneh, ya?)
Pelaku ini bahkan memberitahu dengan apa ia membunuh korban. Seperti di pembunuhan danau berryessa, ia membuat simbol lingkaran atau simbol zodiac di pintu mobil dan diabawahnya bertuliskan
"Vallejo/12-20-68/7-4-69/ Sept 27-69-6: 30/by knife". Korban yang tercata resmi ada 5 orang. Tapi pelaku mengklaim bahwa dia sudah membunuh lebih dari 30 orang.
Untuk ciri-cirinya, ada yang mengatakan pria berkulit putih, dan ada yang mengatakan pria berkulit hitam. Ada juga yang melihat pelaku sebagai pria yang tinggi dan kekar, ada juga sebagai pria kurus dengan kacamata.
sumber: biography.com
Jack sang pencabik, itu lah julukan untuk pembunuh berantai tak dikenal ini. Pelaku beroperasi di kawasan yang bernama Whitechapel, London, tahun 1888.
Ciri khas pembunuhan yang dilakukan ripper adalah sayatan di leher dan perut serta organ dalam yang hilang. Terlebih lagi, ripper menargetkan wanita tunasusila dengan memotong tenggorokan dan memutilasi perut. Bahkan mengangkat rahim.
Tentu saja ini sangat brutal sekali. Karena ke brutalan itu, ripper diduga memiliki pengetahuan tentang anatomi atau bedah.
Korban resmi ripper ada 5 orang, yaitu Marry Ann Nichols, Annie Chapman, Elizabeth Stride, Catherine Eddowes, dan Mary Jane Kelly. Tapi jumlah pastinya tidak diketahui.
Tapi, kasus ini sudah mulai terkuak hanya karena sehelai selendang. Ripper atau Jack adalah seorang tukang cukur Polandia yang berusia 23 tahun. Hal itu terungkap setelah tes DNA dari selendang berdarahnya. Ada juga seorang penulis yang bernama Bullock percaya bahwa dia sudah menemukan makam ripper. Ia menuliskan hal itu dalam bukunya yang bernama The Man Who Would Be Jack.
- The axeman si penyuka musik jazz
Mulai dari Mei 1918 hingga Oktober 1919, warga New Orleans, Lousiana diteror oleh pembunuhan misterius. Julukan the axeman muncul dari motif pembunuhannya yang menggunakan kapak.
The axeman menyerang siapa saja. Mulai dari lansia, gadis, pemuda, laki-laki dewasa, bahkan ibu hamil. Salah satu teori yang tidak masuk akal adalah, the axeman membunuh untuk mempromosikan musik jazz. Membunuh hanya untuk mempromosikan musik? Ngeri sekali bukan?
The axeman juga menulis surat yang diterbitkan di surat kabar lokal pada 13 Maret 1919. Isi suratnya sangat mengejutkan. Ia mengaku bahwa ia sangat menyukai musik jazz. Dia akan kembali membunuh di New Orleans pada malam tanggal 19 Maret. Tapi akan menyisihkan orang-orang dimana musik jazz diputar. Dan pada malam itu, warga Orleans beramai-ramai memutar musik jazz. Untungnya axeman menepati janjinya, sehingga malam itu tidak ada satupun pembunuhan.
Anehnya lagi, the axeman mengaku sebagai bukan manusia. melainkan roh dari neraka terpanas. Dan ia juga mengaku memiliki hubungan dekat dengan malaikat maut.
Kamu bisa liat versi inggrisnya di laman wikipedia https://en.wikipedia.org/wiki/Axeman_of_New_Orleans .
Yang aku tulis tadi itu adalah versi terjemahannya, tapi ngeri ya... Kejadian ini pun berhenti secara misterius dan tak terpecahkan.
sumber: openculture.com
Nah... segitu dulu ya pembahasan kasus-kasunya. Gimana? Pada takut ngga? Sepertinya polisi butuh orang yang IQ nya lebih tinggi dari si pembunuh nih..
Semoga kejadian yang serupa tak terulang lagi ya...
Terimakasih sudah berkunjung!!!
Kalau ada kata-kata yang salah mohon di koreksi..
Bye!!!
Huhuuu ternyata nggak seram seruuu🤧🤧
BalasHapusThanks 🤗
HapusKok jadii merindiing😭😭
BalasHapushuwaa maap 😭👍
HapusKenapa ku jadi takut :")😭
BalasHapusPerhatikan belakang mu kak 😭
HapusCeritanya asiik😭✨, lanjutkan part 2 nya Din🌻
BalasHapusAsyiaap 😝
HapusWaw keren,ibumu pasti bangga
BalasHapus(╥﹏╥)
HapusKerennn...lanjutin Din...
HapusWaaah parah sumpah 😄 lanjut din...
BalasHapusTerimakasih,, siap naaa 😝
Hapushaduh serem juga, padahal belum baca😔
BalasHapusbaca doong (个_个) wkwkwk
Hapus